Cara Mengganti Endpoint IPv4 Wireguard VPN Klien

Ada beberapa pertimbangan mengganti IPv4 Public Static untuk Wireguard VPN, antaranya masuk dalam target attacker, pernah dipakai untuk aktifitas SPAM, Blacklist dan seterusnya.

Namun yang paling vital adalah untuk mendapatkan performa terbaik dengan cara memilih Routing yang paling optimal khususnya untuk menangani trafik lokal.

Hal serupa dilakukan juga penggantian IPv4 dilingkungan Wireguard VPN NINEcloud untuk meningkatkan kecepatan koneksi internet klien server dengan upgrade jaringan rute terpendek, tercepat dan tetap aman.

Karena Wireguard VPN mengikat session pada IPv4 Static, maka penggantian IPv4 bukan tidak memiliki dampak di sisi klien, diperlukan update Endpoint di semua klien WireGuard.

Berikut cara mengganti Endpoint IPv4 di klien Wireguard:

1. Buka aplikasi Wireguard VPN klien lalu pilih file config yang akan diupdate Endpoint IPv4nya. Lalu klik Edit

2. Pada halaman Edit ganti IPv4 lama dengan IPv4 baru pada Endpointnya, hanya IPv4nya saja tanpa merubah port. Jika sudah silahkan simpan dengan menekan Save.

    Pada tahap ini mengganti Endpoint IPv4 dengan IPv4 baru telah selesai dilakukan dan session
    akan diikat pada IPv4 yang baru.

    Cara Menggunakan WireGuard VPN di Windows 10

    Bermaksud ingin mengamankan transfer data dan menyembunyikan alamat IP origin ke server tujuan agar cepat dengan menggunakan VPN berbasis enkripsi AES-256 seperti OpenVPN justru malah mengalami perlambatan koneksi internet (bottleneck) tentu malah menghambat perkerjaan bukan?

    Dalam VPN, kecepatan proses encryption dan decryption, serta tingkat keamanan yang disediakan oleh encryption, sebagian besar ditentukan oleh protokol VPN yang digunakan itu sendiri.

    WireGuard menggunakan Encryption ChaCha20. ChaCha20 bekerja dengan Key Cryptography yang lebih pendek daripada AES-256 dan berjalan di dalam kernel Linux tanpa beralih ke Kernel Storage dan Userspace, memungkinkan encryption dan decryption yang lebih cepat dan lebih ringan.

    Dan perlu untuk diketahui, VPN pasti memperlambat koneksi Anda, karena adanya langkah ekstra yang disisipkan ke dalam perjalanan data antara perangkat klien dan internet. Namun, dengan WireGuard, pengurangan kecepatan itu akan sangat kecil sehingga Anda sendiri hampir tidak menyadarinya.

    Untuk dapat menggunakan WireGuard VPN di Windows 10 ikuti langkah berikut :

    1. Pastikan Anda telah menerima file config yang terkirim ke alamat email sebagaimana tampak pada gambar di bawah.

    2. Download installer dan lakukan instalasi WireGuard di personal komputer anda, ikuti sesuai petunjuk sampai dengan instalasi selesai dilakukan.

    Berikut kami sertakan link download resmi untuk WireGuard installernya : https://download.wireguard.com/windows-client/

    3. Import file konfigurasi setelah instalasi selesai.

    – Buka aplikasi WireGuard.

    – Klik kanan pada ikon WireGuard di system tray (tray notifikasi Windows) dan pilih “Import tunnel(s) from file…”

    – Pilih file konfigurasi WireGuard yang Anda simpan di local komputer dan import.

    4. Mengoneksikan WireGurad VPN

    – Setelah mengimpor konfigurasi, Anda akan melihat profil VPN yang baru saja ditambahkan dalam daftar tunnels. Dalam profil VPN contoh di atas adalah tester.

    – Klik Activate pada profil VPN tersebut untuk menghubungkan ke VPN. Biasanya, ikon WireGuard di system tray akan berubah warna (hijau) ketika Wireguard terhubung.

    Mudah bukan? menggunakan Protocol WireGuard akan membuat VPN jadi opsi pilihan yang menarik untuk banyak orang. Dengan WireGuard, banyak pengguna internet memperoleh keuntungan dimana sebelum kemunculannya telah terbenam dibenak pengguna bahwa VPN memperlambat koneksi, tetapi dengan kecepatan luar biasa dan keringanan dari WireGuard kini bisa mengubahnya.